Marguru

Halo.
After a long time, im coming with my first post on 2018. And this is about my confirmation day – naik sidi – manghatindanghon haporseon.

Aku memang berencana belajar sidi kelas 1 SMA. Pertemuan pertama yg berisi perkenalan hari Sabtu Agustus 2017. Setahun kelas 10 ini memang agak berat sih. Sangat full dan membosankan. Apalagi belajar sidi hari sabtu dan minggu jam 3 dan 2 siang. Jam enak banget tidur siang.

Belum lagi naik motor pakai jaket dan helm v: di hari terik penuh cobaan. Tapi terbayar dengan mendapat teman-teman baru dan ilmu tentunya. Belajar sidi di HKBP Hangtuah Pekanbaru tahun ini dengan 7 pengajar. 4 Pendeta dengan pelajaran Confessi, Sejarah Gereja, RPP dan Perjanjian Baru. Guru Huria pelajaran Katekhismus. Biv ngajar Etika, serta Diakones ngajar Perjanjian Lama.




Setelah berbulan-bulan belajar Sidi tiap weekend akhirnya tibalah ujian tulisan pada Sabtu 28 April 2018 Jumlah soalnya 39 essay selama 1 jam 30 menit. Kalau diratain kira-kira kami hanya punya waktu 2 menit tiap soalnya. Ujian tulisan gak ada waktu untuk leha-leha, tangan rasanya mau lepas karna essay nya gak nanggung-nanggung.

Akhirnya dengan tulisan dokter ala-ala jawaban pun dikumpul pukul 4.30 sore. Setelah beberapa pengumuman kami pun pulang.

Next week, hari Sabtu, 5 Mei 2018 ujian lisan dengan orangtua. Karna papa gak bisa hadir jadi hanya sama mama. Dari pagi sampai siang rasanya gak tenang. Jantung jedar jedur jedug galau mikir bakal ditanya apa ntar. Takut mama malu kalau aku gak bisa jawab pertanyaanya. Sabtu itu aku kebut hafal Doa Bapa Kami bahasa batak. Kebut ngelancarin Pengakuan Iman bahasa Batak. Sampe nelpon opung biar tau cara bacanya yg bener.

Sampai di gereja jam 1.30 masih sepi, akhirnya jam 2 acara pun dimulai. Kami di bagi kelompok. Karna ada 7 pengajar jadi dibagi 7 kelompok. Semua sih harap-harap cemas mau dapet pengajar laki-laki, biar nanya nya gak susah. Tapi angin dari mana akhirnya aku dapet inang pendeta yang cukup aku takutin.
Jam 3.20 akhirnya tiba giliranku. Setelah basa basi imut dengan mama, inang berikan aku pertanyaan. Dan pertanyaan itu adalah soal ujian yang enggak aku jawab, tentang Sejarah Gereja. Karena aku udah kepo banget jawabannya apa jadi sabtu yang lalu aku udah mencari jawabannya. So I get it now.

Pertanyaan hafalan ternyata Cuma satu sisanya tentang hidup kita. Sekitar 30 menit kemudian acara basuh kaki anak dan orang tua. Aku dari awal udah pengen nangis sih, Cuma di tahan-tahan. Pas basuh kaki juga engga nangis kok v: Tapi mama ngomongnya berusaha keras banget supaya aku nangis. Kata-kata manis dan bilang ini bukti kalau mama akan selalu sama Hanna, mama sayang sama Hanna. Tapi HAHAHAHAHA, I TELL U NOW ! AKU GAK NANGIS. Hebat kan hebat kan.

Di akhir acara nyanyi lagu doa seorang anak dan peluk ortu masing-masing di altar akhirnya airmata khayangan pun tercurah dari kelopak mata berlian ku. Dengan perut keroncongan karna ga di isi dari siang kami pun keluar gereja jam 5.30 ke tempat makan.

Hari Kenaikan Yesus Kristus, Kamis 10 Mei 2018 which is ultah mama juga, kami pun naik sidi jam 10, gereja siang bahasa batak.

Bangun jam 5 pagi, ke salon jam 5.30 dan akhirnya selesai makeup dan rambut jam 7.30 cepet banget kan akuu.




kami ngumpul di sopo godang jam 9, ngatur barisan dan segalanya. Masuk ke gereja dengan rombongan baju putih ke kursi paling depan. Saat masuk gereja akhirnya terasa udara sejuk dan tatapan mata jemaat dan tangan yang tiba-tiba jadi keringatan dan agak mules.

Kami duduk, ibadah dimulai, kotbahnya dari Ibrani. Dan tibalah acara kami. Maju lah giliran ku dengan paanganku, Tiur.


Dibacakanlah isi kertasku dan ayatnya. Naik ke altar dan turun kembali ke bangku kami.







Lalu pembacaan 11 nilai terbaik. Dan acara ibadah ditutup setelah lagu penutup.


Kami disuruh duduk dengan orang tua masing-masing untuk perjamuan kudus perdana kami. Sesi foto bersama, foto dengan ortu dan foto-foto lainnya. Setelah giliran ku dan keluarga selesai foto, kami langsung pulang.



Ya, begitulah kisah nya. Ada beberapa kisah mengesankan selama setahun ini. Tapi nanti sajalah, kapan-kapan. Biar saat ini kukenang sendiri, ehey.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A Trip In Jogja (3)

Gelombang Bono Riau

Gratis Buku Pelajaran